Musim pendaftaran siswa baru dimulai. Para orang tua dan siswa mulai sibuk mencari sekolah baru. Ketelitian, kejelian dan kecepatan memperoleh informasi sangat diperlukan dalam tahapan ini. Berikut ini adalah informasi yang kami salin tentang pendaftaran siswa baru yang kami kutip dari Situs Pemerintah Kota Depok.

Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PSB) Online Kota Depok tahun ajaran 2009 – 2010 akan dibuka pada tanggal 29 Juni s.d 3 Juli 2009. Pengumuman Siswa yang diterima adalah pada tanggal 4 Juli 2009. Pendaftaran ulang bagi siswa yang diterima pada tanggal 6, 7 , 8 Juli 2009. Tahun ajaran 2009/2010 dimulai pada hari Senin, tanggal 13 Juli 2009.
PSB online kota Depok tahun 2009 menggunakan system Jurnal, yang merupakan penyempurnaan dari system yang digunakan pada tahun sebelumnya. Menurut keterangan dari Drs. Ade Sarda, kasie Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Depok, PSB online ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena masyarakat dapat memantau penerimaan siswa baru dari mana saja dan kapan saja, tidak perlu mendatangi sekolah yang dituju. Masyarakat dapat memantau PSB online melalui website dapat pula melalui SMS ke nomor yang akan ditentukan pada waktu mendaftar.
Dengan system jurnal, siswa menggunakan nilai Ujian Akhir Nasional ke 3 (tiga) sekolah pilihan. Siswa maupun orang tua siswa dapat memantau posisi nilai UAN di sekolah yang yang dituju melalui internet, sms, atau datang ke tempat mendaftar. Kelebihan lain system PSB online ini adalah pendaftar masih bisa mengubah pilihan urutan sekolah sampai dengan tanggal 2 Juli 2009 melalui internet atau melalui SMS dengan cara atau prosedur perubahan pilihan sekolah akan ditentukan lebih lanjut. Sebagai contoh, pilihan pertama seorang siswa adalah SMAN 3, pilihan kedua SMAN 4, dan pilihan kedua SMAN 5. Apabila pendaftar ingin merubah urutan pilihan tersebut, pendaftar tidak perlu harus repot mengambil/mencabut berkas di sekolah pertama untuk kemudian menaruh berkas di sekolah kedua. Terlebih bila perubahannya diputuskan di waktu-waktu akhir penutupan, resikonya adalah berkas sudah dicabut dari sekolah pilihan pertama namun belum diterima di sekolah kedua karena terkena macet di perjalanan, misalnya. PSB online merupakan jawaban untuk memperoleh kemudahan proses pendaftaran dan perubahan pilihan sekolah.
Adapun daya tampung penerimaan siswa kelas I di SMP Negeri, SMA Negeri dan SMK Negeri di kota Depok adalah sebagai berikut:
| SMP Negeri | |
| SMP Negeri 1 | 360 siswa |
| SMP Negeri 2
RSBI (Rintisan Sekolah Berbasis Internasional) |
120 siswa RSBI
160 siswa regular |
| SMP Negeri 3 | 360 siswa |
| SMP Negeri 4 | 360 siswa |
| SMP Negeri 5 | 240 siswa |
| SMP Negeri 6 | 360 siswa |
| SMP Negeri 7 | 360 siswa |
| SMP Negeri 8 | 360 siswa |
| SMP Negeri 9 | 360 siswa |
| SMP Negeri 10 | 320 siswa |
| SMP Negeri 11 | 360 siswa |
| SMP Negeri 12 | 360 siswa |
| SMP Negeri 13 | 360 siswa |
| SMP Negeri 14 | 240 siswa |
| SMA Negeri | |
| SMA Negeri 1 (RSBI) | 192 siswa |
| SMA Negeri 2 (RSBI) | 192 siswa |
| SMA Negeri 3 | 360 siswa |
| SMA Negeri 4 | 360 siswa |
| SMA Negeri 5 | 360 siswa |
| SMA Negeri 6 | Antara 160 – 200 siswa |
| SMK Negeri | |
| SMK Negeri 1 | 360 siswa |
| SMK Negeri 2 | 260 siswa |
Moh. Arif berkata,
22 Juni 2009 @ 2:39 pm
MOhon diberikan nama Email nya apa untuk lihat penerimaan siswa baru tersebut untuk kota Depok yang jelas dan kapan bisa dilihatnya ? mohon juga berikan saran pendaftaran yang hemat waktu, karena dengan sistem Journal, dan anak saya Pertama mau masuk sekolah SMA……Terima KAsih.
RIFQI ARSELAN berkata,
23 Juni 2009 @ 11:05 am
Mohon kiranya dinas pendidikan depok menyampaikan perkiraan. obsolute tentang jurnal nilai UN terrendah di masing-masing sekolah. Mislanya untuk SMA 3 nilai UN terendah 27. 45, sedang SMAN 4 : 24. dst. agar orang tua siswa tidak gambling dalam berburu sekolah. Atau menstinya diknas bisa saja secara otomatis memintahkan calon siswa ke pilihan berikutnya bila standar tidak terpenuhi. Jadi bukan orang tua yang harus hunting sebab sdh ditentukan 3 atau 4 sekolah pilihan. Jakarta sudah seperti itu lo, kok depok belum. (Bila bisa dipermudah untuk apa dipersulit).
RIFQI ARSELAN berkata,
23 Juni 2009 @ 11:09 am
SMAN 1 dan 2 kenapa tidak buka yang reguler, sebab kenyataan blm ada sekolah baru yang didirikan olek pemkot, sehingga jargon sekolah gratis akan tidak berarti sebab pada akhirnya yang tidak mampu dan tidak tertampun di sekolah negeri terpaksa masuk ke sekolah swasta yang mahal sekali. pasti ga mampu donk. tolong dipikirkan berdirinya sekolah2 negeri yang baru. Terima kasih
Hartantono berkata,
26 Juni 2009 @ 3:17 pm
saya setuju dengan pendapat Bpk. RIFQI dan Bpk. Sukardi, mengenai keberatan tidak adanya kelas reguler di SMAN 1 da SMAN 2 Depok, saya juga setuju saja dengan adanya kelas RSBI, tetapi jangan kemudian mengorbankan kelas reguler, kasihan mereka murid2 yang punya prestasi akademis baik tetapi krn orang tuanya kurang mampu harus berjuang dengan murid2 yang lain dengan jumlah kelas reguler pada SMA Negeri yang sangat terbatas (daya tampung terbatas) sehingga banyak yang tidak tertampung.
Sebagai rujukan di SMAN 8 Jakarta yg merupakan sekolah unggulan Nasional, tetap menyediakan kelas reguler, disamping adanya kelas akselerasi dan kelas International, ini menunjukan bahwa Pemda DKI/Diknas Kanwil Jkt lebih peduli terhadap pemerataan kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang baik dan relatif terjangkau oleh masyarakat kebanyakan. Mohon ini menjadi perhatian untuk instansi yang terkait agar dapat menjadi pertimbangan.
Salam,
Hartantono
sukardi berkata,
25 Juni 2009 @ 7:58 pm
sman 1 & 2 terima yg reguler nggak ?
*kalau tidak ….kesihan orang yg tidak mampu tidak dapat disekolah tsb walau hasil un nya bagus,
* ternyata sman 1 & 2 hanya menjaring orang kaya
* LEBIH BAIK SMAN 1 & 2 DI SWASTAKAN SAJA.
*TOLONG PAK WALIKOTA …..UNTUK SEKOLAH NEGERI SMP & SMA DI TAMBAH SEHINGGA ORANG YG PENGHASILAN PAS-PASAN ANAKNYA DPT PENDIDIKAN TOLONG UNTUK SMAN 1 & 2 AGAR DIPERHATIKAN ITU SEKOLAH NEGERI PUNYA PEMERINTAH SIAPUN BERHAK BELAJAR DISANA
aspal07 berkata,
25 Juni 2009 @ 9:09 pm
Wah nice info, salam kenal dari saya yang baru-baru ini tinggal di depok.
DOWNLOAD GAME SBY ANTI KORUPTOR
Windana Aji berkata,
26 Juni 2009 @ 10:15 am
Mohon saya bisa diberikan informasi mengenai berapa jumlah siswa yang mendaftar dan diterima berikut daftar nilainya di seluruh smp negeri di depok tahun lalu/2008. Atau, di mana kami bisa mendapatkan informasi tersebut? Dengan demikian, saya bisa mempunyai gambaran untuk keperluan pendaftaran masuk smp tahun ini. Terima kasih.
witri berkata,
26 Juni 2009 @ 1:11 pm
Disdikna Kota Depok mbok ya jgn nanggung2 kalo mau membantu warganya. Harusnya sekalian yg udah daftar dan diterima di SMA 1 dan 2, dibuat ketentuan utk tidak boleh daftar lagi di SMA reguler. Kasih kesempatan dong utk yang belum dapat sekolah. Kalian kan sdh pasti dapat sekolah (ditambah nilai UN-nya lbh tinggi), apa tega liat yang lainnya (dan pasti nilai UN-nya lbh rendah) kerepotan cari sekolah dan blm tentu dapat karena kalah bersaing dengan kalian.
witri berkata,
26 Juni 2009 @ 1:43 pm
Utk Tim PSB, harusnya PSB On-Line bisa menyajikan sebaran nilai UN terutam tingkat SMP untuk membantu para orang tua dalam memperkirakan peluang masuk SMA yang sedang diburu. Karena data ini dari tiap sekolah (SMP) tidak semuanya diolah. Mungkin yg punya data UN seluruh siswa SMP di Depok hanya Disdiknas Kota Depok, jadi kalo data itu diolah seperti sebaran nilai UN di DKI jakarta, hal itu sangat membantu bagi orang tua yg sedang mencarikan sekolah untuk anak tercinta. Trims
Budi Triyanto berkata,
26 Juni 2009 @ 2:04 pm
Saya Jadi Was Was anak saya mau daftar ke SMA tapi nyatanya SMA 1 dan 2 tidak terima yang reguler dan menjaring orabg orang kaya aja gimana nih
taufik berkata,
26 Juni 2009 @ 5:49 pm
Apa servernya kota depok sudah siap untuk pob online nih…
jgn2 loading mulu. krn banyak loj yang akan buka website tsb…
Farida berkata,
27 Juni 2009 @ 5:32 am
Dg melihat info psb SMA dr diknas.kota depok.com nyata skali kkurgan jml SMA Negeri di depok. Bygkn jml lulusan sktar 4800an & pnerimaan hny 1200an (krn SMA 1&2 sdh tutup)+SMKN 720an. Kt ini ada di wil prbatasn,tp pindah rayon tdk dmgkinkn. Lha anak2 ini mau kmana, apa mmg di arahkn ke swasta? Trus info skolah swasta yg bagus? Mhn tggpn. Tk
ahmad as berkata,
29 Juni 2009 @ 10:17 am
tolong dikasih tau dimana tempat pendaftaran psb online untuk SMU, prosedur yang ada tidak komplit.
achmed berkata,
29 Juni 2009 @ 10:21 am
ass wr wb
tolong dong web rekapitulasi penerimaan untuk smp diwiliyah diknas depok, terimakasih
wass
fira berkata,
29 Juni 2009 @ 10:52 am
sama. was-wasnya anak saya lulusan MI dengan nilai uan 26.95, rencanya mau daftar smp 2, quotanya untuk reguluer hanya 160 orang dan 120 orang RSBI.
Saya tanya sama bagian TU-nya nilai yang diterima rata-tata 9. Yang saya amat sayangkan smp 2 yang sudah RSBI 3 tahun yang lalu, tapi tidak punya situs web untuk mempermudah masyarakat mencari informasi
khoriana berkata,
29 Juni 2009 @ 11:23 am
ass…
sy kory, saya mw mnta tlg’ krimn alamt website’a kota depok dund,..
di tunggu,
lulusan smp di depok tahun 2009 berkata,
29 Juni 2009 @ 3:47 pm
saya merasa sangat sulit mencari sekolah padahal nilai nem saya tidak begitu jelek 34,75 di antara 4 pelajaran yang di ujikan.
lulusan smp di depok tahun 2009 berkata,
29 Juni 2009 @ 3:50 pm
Tahun ini sangat sulit mencari sma. Tahun lalu nilai 34,75 mungkin sudah di terima di sma 1 depok tapi tahun ini bisa masuk sma 3 depok saja sudah alhamdulllillah…
jamal berkata,
29 Juni 2009 @ 3:51 pm
liat journalnya disitus mana????
aziz berkata,
29 Juni 2009 @ 9:49 pm
1) apa maksudnya pilihan 1,2,3 itu ?
2) mengapa quota sma RSBI sangat sedikit, tidak sama dengan daya tampung kelas reguler ?
3) apakah anak yang sudah diterima di RSBI bisa mendaftar di reguler ?
rifan fahrozi berkata,
30 Juni 2009 @ 6:24 am
saya haru masuk smp negri 13 depok samohon minta pertoongan nya
chairil berkata,
30 Juni 2009 @ 11:54 am
saya tanggal 29 juni 2009 mendaftarkan anak saya ke smpn 2 depok dengan nomor registrasi / pendaftaran 01020001 (PENDAFTAR PERTAMA) dengan data nilai UASBN 27.65 . Setelah ini saya mengikuti perkembangannya dengan memantau via jurnal psb depok. dari 29 juni jam 10.00 namun HINGGA JAM 00.00 saya cek baik via jurnal maupun melalui SMS PSB 3433 . NOMOR PENDAFTAR 01020001 BELUM TERDAFTAR . KEMUDIAN SAYA menanyakan ke sekolah tempat pendaftaran tgl 30 juni 2009 jam 08.00 dengan membawa data lengkap. dan setelah di cek dan di periksa ” seharusnya sudah terdaftar ” kemudian saya di beri penjelasan ada gangguan pada server. dan di minta memantau s/d jam 14.00 di PSB JURNAL VIA INTERNET.
PERTANYAN SAYA MENGAPA BISA TERJADI HAL YANG DEMIKIAN ?
PADAHAL ADA PENDAFTAR YG NO LEBIH DARI 200 TAPI SUDAH ADA DI DAFTAR DENGAN NILAI UASBN < 27
MOHON PENJELASAN .
peny berkata,
30 Juni 2009 @ 12:37 pm
kalo seandainya kita sdh masukkan berkas ke smp pilihan 1, tp ternyata dalam jurnal tersisih, apakah otomatis oleh panitia psb online langsung dimasukkan dalam pilihan smp pilihan ke 2, atau apakah kita harus datang mendaftar lagi ke smp pilihan 2 tersebut utk daftar ulang? dan bagaiman dengan berkas2nya??
bayu berkata,
30 Juni 2009 @ 2:23 pm
hallo g’ sah repot2 cari sekolah………….. masih anyak kok……….
yudiasik berkata,
30 Juni 2009 @ 2:39 pm
Profill sekolah di Depok di tampilkan juga dong , biar para orang tua bisa lebih teliti lagi dalam menetukan kualitas pendidikan untuk anaknya.
Agus Supriadi,SH,MM berkata,
30 Juni 2009 @ 2:47 pm
usul untuk Diknas sebagai lembaga yang berwenang dapat mengarahkan calon siswa yang masuk SMU dengan nilai cukup tinggi bisa diarahkan ke SMU rangking yang lebih bangus, misal nilai, 35,… masuk di SMU 6, diarahkan ke SMU 5,3 jadi nilai akademik dibawahnya bisa tertampung di SMU 6 atau SMU 6 tambah kelas, kasihan anak-2 yang ingin masuk SMU Negeri jadi bingung khususnya bagi orang-2 yang gak mampu masuk ke swasta yang uang gedung cukup besar. Tks
ayu berkata,
30 Juni 2009 @ 5:01 pm
saya bingung ingin tau gimana posisi saya jika saya ingin mendaftar di smk 2 depok sleman padahal saya belom tau kriteria masuk kesana dan nem saya hanya 35,30
Rudy Iskandar berkata,
30 Juni 2009 @ 5:32 pm
Bagaimana sistim jurnal PSB depok sepertinya tidak on line terkesan asal-asalan
yuda pratama berkata,
30 Juni 2009 @ 5:38 pm
hai temen2 cara dapetin penerimaan siswa baru smp2 di depok susah bgt ya
oma muliana berkata,
30 Juni 2009 @ 6:27 pm
saya mau liat kelulusan adik saya di smp negri 1 depok gimana caranya?
Fajar Arif R berkata,
30 Juni 2009 @ 6:36 pm
Katanya kelebihan dari system PSB Online pendaftar masih bisa merubah pilihan urutan sekolah s/d tgl.2 juli 2009 itu maksudnya bagaimana????????????
Td saya mau merubah pilihan sekolah tapi saya dapat informasi dari sekolah tempat mendaftar dan DIKNAS DEPOK bahwa :
“perubahan pilihan sekolah tdk dapat dilakukan”
Apa dong arti dari kalimat ini :
pendaftar msh bs merubah :pilihan urutan sekolah s/d tgl. 02 juli 2009
dado berkata,
30 Juni 2009 @ 6:41 pm
teman2 mo cari info tentang d terima or engga d smp kota depok gimana y ???
dado berkata,
30 Juni 2009 @ 6:43 pm
emergenc ….i bwt sepupu nich ?????
aziz berkata,
30 Juni 2009 @ 8:01 pm
kenapa SMA 1 dan 2 tdak dijadikan SMA swasta?? mengingat anak yang sudah masuk RSBI bisa mendaftar lagi di kelas reguler seperti di SMA 3,4,5,6.
seperti yang diketahui bahwa jmlah lulusan smp sekitar 20 ribuan, sdangkan daya tampung SMA negri tidak sebanding. bagaimana tuh nasib anak anak??
kenapa SMA negri didepok hanya sedikit? kenapa tidak ditambahkan??
nuraesa nufus faurani berkata,
30 Juni 2009 @ 8:29 pm
untuk sekoLah negri yg bertaraf internasionaL , agar membuka keLas reguLer puLa ..
agar siswa yang berprestasi dan tidak mampu bisa juga masuk sekolah faforit ..
semoga diperhatikan usulan2 dari orang tua murid
Bagaimana kalau Sekolah bertarap internasional berdiri sendiri tidak digabung dengan sekolah yang sudah berdiri sebgaI sekolah negeri.
terima kasih
RIFQI ARSELAN berkata,
30 Juni 2009 @ 8:41 pm
Sejak pemekaran wilayah, depok tidak memikirkan fasilitas pendidikan. Buktinya hanya ada 6 SMA dengan 2 sma yaitu 1 & 2 hanya buka RSBI yang juga mahal, sisanya sman 4,5, &6 diperebutkan oleh siswa siswa yang ingin masuk sma reguler dgn menyesuaikan kemampuan ekonomi masyarakat. sementara daya tampung terbatas ga sampai 1000 siswa. Mau dikemanakan sisanya? swasta mahaaal sekali. pemkot depok dgn Nurmahmudi sebagai wali kota harus bertanggung jawab. Kurangi anggaran baleho untuk membangun sekolah-sekolah. Gmn gratis palsu.
sinyo noer berkata,
30 Juni 2009 @ 8:54 pm
gimana cara mengubah urutan pilihan sekolah
AQIL berkata,
30 Juni 2009 @ 9:19 pm
smp di depok ada 10 lebih
kenapa sma’a malah lebih sedikit dibandingkan smp’a?
npohan berkata,
30 Juni 2009 @ 9:29 pm
KEKHILAPAN ATAU KKN
Bagaimana mungkin nilai NEM rangking 1 yang diterima di SMp N 9 Depok jumlahnya Nemnya 613,7 atas nama : Rizky Adam Rullianda, salah memasukkan angka Nem atau memang sengaja untuk menggolkan seseorang diterima di SMP N 9, padahal nilai NEM aslinya hanya 19,7. mohon Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok melakukan pengawasan terhadap operator komputer. terimakasih
.
Admin berkata,
1 Juli 2009 @ 6:48 am
thx, nice info….yg mo beli sepatu bisa di alamat di bawah….
salam,
http://bursasepatu.wordpress.com
http://planetshoes.wordpress.com
Top Posts « WordPress.com berkata,
1 Juli 2009 @ 7:19 am
[...] :: Psb Depok 2009 Musim pendaftaran siswa baru dimulai. Para orang tua dan siswa mulai sibuk mencari sekolah baru. Ketelitian, kejelian [...] [...]
MAMEN berkata,
1 Juli 2009 @ 8:46 am
PAK NAMA EMAIL SMA 5 D DEPOK PA?
Mardi berkata,
1 Juli 2009 @ 10:15 am
Liputan Jurnal untuk sma3 ranking 1 tertulis an. Pandu AH jumlah nilai 98,35 dengan nilai matematika 70 ?
NPOHAN berkata,
1 Juli 2009 @ 10:25 am
Kepada Bapak Kepala SMAN 3 Depok dan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, untuk menhindari kecurigaan di masyarakat mohon JURNAL penerimaan SMA N 3 Depok dikoreksi kembali khususnya jumlah NEM rangking 1 atas nama PANDHU HUTOMO ADITYA jumlah NEM 98,35, apa ga salah tuh, sedangkan nilai tertinggi 4 mata pelajaran hanya 40. Terimakasih
sudarmono berkata,
1 Juli 2009 @ 10:43 am
Untuk panitia PSB kota Depok, khususnya yg menangani data online, mohon penjelasan dan informasikan masalah sistem jurnal sbb:
Nilai UAN anak saya annisa putri meidina , 23,20. Pilihan 1 dan 2 tdk diterima. Pilihan ke-3 smp 113 dengan nilai terendah 23,00 (peringkat 350) namun anak saya tdk masuk dalam daftar jurnal tsb.
thanks
ekka berkata,
1 Juli 2009 @ 11:54 am
hey pak manknyya gag da ya smp negri yg di bwah 20???????????????????????blzblzblz
Moechammad Sidik berkata,
1 Juli 2009 @ 1:54 pm
Anak saya gagal masuk di SMP 1, SMP5,SMP 9, saya pingin merubah tujuan sekolah ke SMP 9 secara online, bagaimana caranya ?
Terima kasih sebelumnya.
Moechammad Sidik berkata,
1 Juli 2009 @ 1:56 pm
Anak saya gagal masuk smp 1, smp5, smp 9 depok.
bagaimana cara utk merubah smp tujuan (smp 13) secara online ?
Sumardi berkata,
1 Juli 2009 @ 2:48 pm
Yth, Panitia SMP PSB Depok
Saya mengamati perpindahan siswa/i yg mendaftar( di SMP ) dari SMP pilihan 1 yg otomatis dipindahkan ke pil 2, krn nem sudah tdk masuk dimana no registrasinya pd pil 1 mis ( 00003000) , sedangkan di SMP pilihan 2 ybs( A ) bisa masuk tetapi posisinya bisa diatas yg telah ada sedangkan sianak ( B ) yg berada dibawahnya mempunyai nilai Nem sama persis mis : Bi= 9, MTK=8, IPA=8 dan me regristrasi di sekolah tsb mis ( 00004000).
Artinya no Reg A lebih kecil dari no Reg B ( dengan no urut registrasi sekolah yg berbeda )
Pertanyaannya : Apakah no urut registrasi pendaftaran bisa menentukan urutan pada tabel psb online ? jika ya kasihan yg sudah mendaftar di pilihan 1 ( harus digeser oleh orang lain yg nota bene pilihan 2 )
Terima kasih
Wasalam, Sumardi
MOTORKITA berkata,
1 Juli 2009 @ 2:57 pm
PSB Online Depok sangat standart sekali jauh di banding PPD Semarang atau PSB DKI , hampir dikatakan tidak ada informasi yg didapat di PSB Depok selain hanya jurnal , gimana diknas depok bisa membuat website sekualitas tsb, padahal website ini sangat di tunggu dan dibutuhkan ribuan masyarakat kota depok …..
suryo berkata,
2 Juli 2009 @ 11:42 am
setuju, termasuk yg tertulis di website kota depok bhw perubahan pilihan sekolah dpt melalui internet atau sms, tapi mana???? ga ada kelanjutannya….
cuma satu keuntungannya bhw kita dpt lht jurnalnya saja.
Gimana nih bpk pemilik website ini, udh dibuat, dianggurin aja. Diupdate dong data atau info2 yg sebelumnya dimuat, jgn ditelan mentah2 saja data yg dimuat di awal….
cuape deehhh….
AQIL berkata,
1 Juli 2009 @ 3:25 pm
Memang wali kota mesti didemo supaya terbuka mata hatinya, ato seminimalnya mata kepalanya.
dani berkata,
2 Juli 2009 @ 8:53 am
saya mo lihat psb smpn 13 depok websitenya apa yah….??
Imam Basuki Rahmat berkata,
2 Juli 2009 @ 10:56 am
Pengumuman buat sekolah dasar juga dibuat online dong pak moderator….justru anak sd yang baru mau masuk bikin repot orang tua harus kesana kesini..kalo online kan enak..ngak mesti ke sekolah, apalagi kalo ada form pendaftaran online..maju terus kota depok.
Imam Basuki Rahmat berkata,
2 Juli 2009 @ 10:59 am
Ssst…kalo mau cari duit di Internet buat bayar sekolah klik aja nama saya..lumayan buat tabungan seklah anak-anak ke depan.Semoga bermanfaat ya
THARMUZIE berkata,
2 Juli 2009 @ 3:23 pm
ASS. WAR WAB saya memang tidak ada kepentingan apapun , tapi saya memantau perkembangan jurnal smpn2 depok. ada data yang saya download tentang hasil seleksi.penerimaan siswa baru di smpn2 depok.DARI JAM KE JAM DAN HARI KE HARI SETIAP SAAT.
hasil download khusus untuk yang total nilai 26.95
point 1 # 29 juni 2009 jam 19.30 sbb
No. Daftar Nama Lengkap Total Nilai
1020006 KEVIN ADITYA SADEWO 26.95
1020009 MUHAMMAD ICHSAN ADI NUGROHO 26.95
1020054 PRIMA PERDANA PRIBADI 26.95
1020067 YOLANDA CHRISTINE 26.95
1020116 HILMI FADLI 26.95
point 2 # 30 juni 2009 jam 19.30
No. Daftar Nama Lengkap Total Nilai
1020373 NAUFAL FADHILLAH 26.95
1020328 DAHLIANI HILDA PERMANA 26.95
1020006 KEVIN ADITYA SADEWO 26.95
1020116 HILMI FADLI 26.95
1020054 PRIMA PERDANA PRIBADI 26.95
1020324 FITRI AMELIA SARI 26.95
1020067 YOLANDA CHRISTINE 26.95
1020009 MUHAMMAD ICHSAN ADI NUGROHO 26.95
1020334 VELLY SAFARINA 26.95
1020375 HANIFAH AZZAHRA HAKIMAH 26.95
point 3 # 01 juli 2009 jam 20.30
No. Daftar Nama Lengkap Total Nilai
1020373 NAUFAL FADHILLAH 26.95
1020328 DAHLIANI HILDA PERMANA 26.95
1020006 KEVIN ADITYA SADEWO 26.95
1020116 HILMI FADLI 26.95
1020054 PRIMA PERDANA PRIBADI 26.95
1020324 FITRI AMELIA SARI 26.95
khusus untuk yg total nilai 26.95 setelah saya cek untuk masing2 siswa , semuanya sama”NILAI AKADEMIK ” / “PRESTASI SEMUANYA SAMA.
KOMENTAR SAYA
PADA POINT 1 #
itu adalah hasil sortir yang ” benar”
(Total nilai sama tapi urutan rangking penerimaan selanjutnya adalah berdasar urutan “no daftar”)
PADA POINT 2 # PADA POINT 3 #
itu adalah hasil sortir yang ” ngacak”
(Total nilai sama tapi urutan rangking penerimaan selanjutnya adalah TIDAK berdasar urutan “no daftar”)
SEKALI LAGI SAYA TIDAK ADA KEPENTINGAN . NAMUN KALAU SAYA SEBAGAI ORANG TUA DARI CALON SISWA TSB DIATAS (PADA POINT 1 # AKAN MENANYAKAN KE TEMPAT PENDAFTARAN. DENGAN ALASAN
1. PENDAFTARAN PADA HARI PERTAMA PENUH SESAK DAN ANTRI .DI SINI ADA KESABARAN & PERJUANGAN UNTUK HAL ITU
2. PENDAFTARAN HARI KE 2 TIDAK PENUH SESAK DAN TIDAK ADA ANTRIAN PANJANG.
PERTANYAAN SAYA BAGAIMANA SISTIM PEN “SORTIRAN NYA” ?
KAN KASIHAN , WALAUPUN AKHIRNYA DI TERIMA DI “PILIHAN KE 2″
MOHON TANGGAPAN ??
WASSALAM : THARMUZIE
bung iwan berkata,
3 Juli 2009 @ 10:28 pm
saya juga masih bingung mas tar, sampe pegangan tiang tower aja, saya masih keder lihat, ngecek sistem jurnal, apa masih berlaku jurnal duit tuh!!!
hendra berkata,
3 Juli 2009 @ 2:48 pm
psb.depok.go.id gak bisa di buka???
klo mau lihat ppdb smk 2 depok almtnya apa?
Imam Basuki Rahmat berkata,
3 Juli 2009 @ 6:55 pm
Saya mohon diberikan informasi tentang biaya sekolah untuk SD Negeri, apakah masih di minta uang Buku atau Uang untuk Bangku sekolah?saya agak miris mendengar info tersebut (dengan telingga saya sendiri ), padahal tempat anak saya daftar merupakan SD Favorit, apakah dana BOS tidak termasuk mencakup pengeluaran itu semua?Alhamdulillah saya masih mampu, tapi bagaimana dengan keluarga yang tak mampu?Memang tak ada paksaan ” Komite Sekolah ” meminta uang bangku tersebut, tapi ujungnya ada statement kurang lebih spt ini ” Ya, kalo mau anaknya duduk dengan bangku apa adanya atau lesehan terserah saja”Bukan nominal pointnya sebenarnya, tapi saya hanya mau tahu sistem anggaran pendidikan Sekolah Dasar Negeri di depok….Ada apa ini?Sementara di SD Negeri sebelah …malah katannya Gratis Buku-buku selama setahun tanpa uang bangku.Lah…kok ngak seragam sistemnya.Saya masih terus memantau
saja sampai saat ini, kita sebagai warga masyarakat wajib ikut ‘ meluruskan ” jika mulai ada gejala ” agak bengkok”….Iklan sekolah Gratis di TV itu Nasional kan?Gratisnya seperti apa sih?Thanks jika ada yang bisa memberikan info….saya juga masih menggali dan mengumpulkan data agar lebih akurat pelaporan ke dinas pendidikan kota Depok.
RAFFLES berkata,
3 Juli 2009 @ 7:41 pm
JURNAL TERAKHIR KAPAN SIH???
nurita berkata,
3 Juli 2009 @ 9:19 pm
saya punya adik baru lulus smp, mau lihat daftar peserta yang masuk sma negeri didepok kok susah ya? padahal sudah dikasih alamat tapi, alamatnya gak bisa dibuka, ada yang bisa bantu gak? makasih
bung iwan berkata,
3 Juli 2009 @ 10:21 pm
harusnya setiap sekolah negeri baik sdn, smpn, sman, transparan aje nulis biaya psb di blog warta kita ini. ngak usah plintat plintut, takutnya nanti terkentut-kentut.
apa susahnya sih blak-blakan, kan gaji guru udeh pada gede-gede apa masih kurang tuh!! masih aja cari celah untuk mungut dana ini dana itu setiap psb.
jangan merah kupingnya ya para bpk/ibu guruuuuuuuuu……..
Tutty Diah berkata,
4 Juli 2009 @ 10:47 am
Maaf, mudah2 an tidak ada yang tersinggung. Sistem Online dalam penerimaan siswa dan sistem jurnal, memang bagus. maksudnya orang indonesia bisa melek internet. Tapi lihatlah di lapangan banyak orang yang yang terkapar tidak dapat sekolah, nilai cukup lumayan range antara 7 s/d 8, tapi cari sekolah negeri di depok ditempat tinggalnya sendiri aja susah!! kami seperti di anak tirikan. Yang diambil nilainya yang 9 atau diatas 8,5.
terus kami harus cari sekolah dimana? ujung-ujungnya duit juga yang bicara. Bagaimana anak Indonesia di masa depan bisa cerdas kalau kondisi ini terus dipertahankan. Orang Indonesia yang kaya bisa dihitung dengan jari tangan, sementara yang kurang mampu keleleran. Tolong dipikirkan kedepannya, jangan hanya melihat dengan sebelah mata. Supaya kami juga merasa tenang hidup di negeri sendiri.
MOTORKITA berkata,
5 Juli 2009 @ 3:17 pm
Anak kami tidak di terima di SMA Negeri Depok dengan NEM Rata2 di atas 8, mohon saya di berikan informasi sekolah SMA Swasta Depok yang sekiranya bagus namun biaya terjangkau ?
Kasihan sekali yaaa Warga Depok hanya punya 4 SMA Negeri jauh dibandingkan dengan Kota Semarang, Bandung, Surabaya apalagi Jakarta, penduduk Depok segini banyaknya SMA cuma 4
Gimana nih Pak Nurmahmudi ? DPRD Depok Komisi Pendidikan dan Diknas ??
Yth, Bpk Pemilik Blog mohon infomasi SMA swasta tsb yaaaa, penting sekali buat saya
Salam
fira berkata,
9 Juli 2009 @ 1:40 pm
Melihat sistem PSB sekarang… orang tua murid dan calon siswa harus mandiri dan melek IT (terutama internet), media informasi. Karena di sekolah-sekolah negeri saya tidak melihat adanya pengumuman untuk penyeleksian RSBI maupun reguler.
Walaupun SD dan SMP gratis tapi Seolah-olah saya melihat… dari pihak sekolah orang tua dan siswalah yang butuh.. jadi kita orang orang tualah yang harus kerja keran. Seharusnya pelayanan publik kan.. tidak begini..
saya melihat informasi hanya melalui media koran dan internet. Itu juga tidak valid karena mengenai pilihan sekolah ke 1,2,3. Di situs PSB depok.go.id lembar pertama dinyatakan pendaftar bisa merubah pilihan pada tanggal 2 Juli, nyatanya saya tanya pada panitia PSB kalau berkas sudah masuk tidak bisa dikutak-katik lagi…
Setelah saya memonitor situs psb depok pada tgl 2 Juli jan 10.30 posisi nilai terendah di smp2 depok masih 26.95. Untuk memastikan saya segera ke sekolah tsb.. dan mau mendaftar, saya langsung ke loket pendaftaran.. dan panitia menanyakan berapa NEM ? saya jawab 26.95, tetapi panitia menyarankan untuk mendaftar ke SMP yang lain.. takut kehilangan kesempatan ke 3, dan satu lagi alasan yang diberikan panitia, besok masih ada hari Jumat. yang mendaftar nilainya tinggi-tinggi. Padahal dengan 26.95 kan gak perlu sampai kesempatan ke 3, di pilihan ke 2 saja sudah masuk urutan lembar pertama. Saya merasa kecewa kenapa panitia tidak menerima saja pendaftaran saya.. dan kalau tidak diterima kan otomatis ke pilihan kedua… Hari jumat sore jam 15.00 saya masih melihat nilai
26.95 masih masuk walaupun posisinya paling bawah. Saran saya pada paniti khusus untuk nilai yang sama dan posisi berada paling bawah.. tolong ditampilkan angka nilainya per mata pelajaran biar tranparan tidak ada syuuzon diantara kita. Oh ia nilai anak saya BI : 9.20 Matematika: 8.75 IPA : 9. Satu lagi pertanyaan saya kalau jumlah nilainya sama… mata pelajaran apakah yang mempunyai nilai lebih tinggi tolong dijelaskan… mudahan-mudahan pengalaman ini tidak terulang kedepannya. Oh anak saya sekarang sudah diterima di SMP1 no. urutan 28. Pesan saya untuk orang tua murid agar jeli dan mengikuti perkembangan informasi… agar anak masuk pada sekolah yang dinginkan amiin.
berbagicerita berkata,
17 Juli 2009 @ 10:56 pm
wah info yang lengkap nih untuk depok,depok memang makin maju sebagai kota pendukung ibukota jakarta!!!
Mardiana berkata,
23 Oktober 2009 @ 12:44 pm
aku suka SMP Negeri. Karena bisa jadi Lebih pintar
Dirham berkata,
23 Oktober 2009 @ 12:46 pm
Akuj juga!