:: Jalan Layang AR Hakim Depok

Sejak beberapa waktu lalu, saya punya rutinitas baru soal antar-mengantar anak ke sekolahnya yang baru. Sebelum ini, saya biasanya keluar dari bioskop Sandra langsung mengambil Jalan Nusantara. Sekarang, saya harus belok ke kanan dulu ke Jalan Dewi Sartika, lalu ke kiri ke Jalan Margonda. Setelah menurunkan si buah hati di halte dekat pertigaan jalan ke Depok II, saya melanjutkan ke utara, lalu belok ke kiri naik jembatan layang ini dan putar ke kanan untuk parkir motor di bawah jembatan layang.

Gambar di bawah ini diambil dari arah sebelah timur ketika mau naik. Pagi-pagi jalan satu arah ini sangat lapang sehingga tidak perlu takut macet.

arhakim1

Sampai di atas berhenti sejenak, tengok sebelah kiri bawah. Kita akan melihat kesibukan di stasiun Kereta Api Depok Baru. Kalau mau bersabar sejenak, kita akan dapat melihat berjubelnya penumpang kereta ekonomi dengan segala seninya.

stasiun

Gambar ini diambil dari arah sebelah barat. Jalan satu arah ini juga sangat lapang.

arhakim2

Kalau mau naik ke atas, kita tengok sebelah kiri bawah, disamping rel kereta api, kita juga akan melihat denyut nadi kesibukan di Pasar Kemiri Depok. Semua keperluan sehari-hari dijual di pasar ini.

kemiri

Banyak manfaat yang diperoleh dari pembangunan jembatan layang ini. Jalan ini menjadi jalan alternatif dari/ke wilayah Depok bagian Barat, jalan ini juga mengurangi kemacetan yang selama ini menumpuk di jalan Dewi Sartika.

Tapi ada juga catatan yang harus diberikan setelah jalan ini dibangun, antara lain soal kemacetan angkot di bawah jembatan layang yang ternyata belum bisa teratasi. Jalan angkot yang sangat kecil harus dilalui angkot yang jumlahnya ratusan, sehingga sering terjadi penyumbatan. Selain itu, jika hari hujan, di bagian barat jembatan selalu ada genangan banjir. Gimana ini Pak Walkot ?

4 Tanggapan so far »

  1. 1

    Wah … simple tapi menarik… kunjungi blog saya juga ya … hehehe …

    ::> Wendy Achmmad
    Makasih Mas atas kunjungannya, ya lagi belajar ngeblog, belum bisa nulis panjang2 kayak punya Mas Wendy, insyaallah saya kunjungi juga

  2. 2

    Poet said,

    Dulu waktu saya menuju SMU 1 Depok, sy selalu lewat jalan bawah (dulu blm ada jln layang ini) maceeeet parah Pa… alhamdulillah skrg udah banyak kemajuan Pa..

    ::> Poet
    Ya mungkin itulah salah satu seni tinggal di kota Depok kita tercinta ini….ya Mbak

  3. 3

    andri said,

    Kira-kira solusi yang bagus seperti apa ya mas?

    ::> andri
    Insyaallah dengan duduk bersama dengan melibatkan mereka yang berkompeten akar masalah dan solusinya bisa ditemukan..hehe…

  4. 4

    Blogger Java said,

    Wah…udah lama nggak pergi ke Depok (tempat saudara). Mungkin sudah berubah.

    ::> Blogger Java
    Sudah sangat berubah Mas, sempatkanlah mengunjungi Depok…


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: